Universitas Hasyim Asy'ari

Unhasy Kembangkan Bisnis Digital Berbasis Pesantren Bekerjasama Dengan Telkom

08 September 2018 / 103 Pembaca
PT. Telkom (Telekomunikasi Indonesia) tanggal 5 dan 6 September 2018 mengundang Universitas Hasyim Asy'ari, Universitas Nurul Jadid Probolinggo dan Institut Telkom Purwokerto dalam acara Workshop Academics Partnership Plan yang dilaksanakan di gedung Divisi Digital Service (DDS) Sukarasa, Sukasari Bandung Jawa Barat. Pada acara tersebut dilakukan pembahasan implementasi kerjasama, dalam rangka pengembangan potensi bisnis startup di lingkungan pesantren, serta penyelarasan kurikulum terhadap kebutuhan dunia industri dalam hal ini PT. Telkom Divisi Digital Service.

PT. Telkom memberikan gambaran tentang tantangan industri kedepan yang memasuki era industri 4.0 seperti yang dijelaskan oleh Sub Coord Planning and Discovery DDS PT. Telkom Indonesia "Ini dilakukan untuk menjawab tantangan era industry 4.0, yang membuat bidang kehidupan yang serba digital nantinya," jelas Debora Komba, melalui TimesIndonesia.co.id Kamis (6/9/2018). Hal ini selaras dengan pendapat dari Dekan FTI tentang urgensi civitas akademika untuk mempersiapkan diri memasuki era industri 4.0 "Universitas Hasyim Asy'ari (UNHASY) saat ini melakukan penyelarasan kurikulum untuk mempersiapkan civitas akademika menghadapi era industri 4.0" jelas Dedy Rahman Prehanto Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Unhasy.

Selain membahas kerjasama terkait startup, kemudian penyelarasan kurikulum dalam acara tersebut juga dibahas adanya Joint Research, Sharing Knowledge berupa pelatihan dan pengembangan bersama, magang dosen dan mahasiswa serta kegiatan PKM yang dilakukan bersama antara Universitas dengan PT. Telkom. Action Plan kegiatan ini telah disepakati hingga tahun 2020 untuk dapat dilaksanakan sesuai rencana. 

Terkait iklim kewirausahaan di lingkungan civitas akademika, hal ini dibahas khusus dan menjadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti. "Sekarang ini di mana-mana udah serba online semua. Makanya kita dorong anak-anak muda itu. Pertama, bukannya berebut jadi pegawai, tapi bisa ciptakan lapangan kerja sendiri. Yang kedua, lewat startup yang mereka bikin itu nanti produk-produk lokal bisa bersaing juga," tutur Debora. Menurutnya, lingkungan pesantren dan masyarakat di sekitar pesantren dianggap sangat potensial untuk menjadi sektor pengembangan startup di daerah-daerah. “Cuma selama ini memang sinergi kita dengan pesantren masih belum ya? Makanya ini kita dorong pengembangan ke arah sana. Untuk di bidang sosial sangat kaya potensinya. Itu kalau diseriusi kan keren banget tuh?," lanjut dia. Debora berharap, implementasi kerjasama PT Telkom dengan perguruan tinggi dan pondok pesantren akan terus jalan. Pihak Telkom sudah mulai prosesnya sekarang ini dengan langkah cepat. “Juli kemarin MoU, sekarang sudah realisasi. Untuk itu mari kita kedua belah pihak sama-sama aktif berperan untuk menghasilkan hal-hal yang inovatif bersama-sama," ucapnya.

Khusus terkait dengan Joint Research pihak PT. Telkom dan Unhasy sepakat untuk mengembangkan dalam bidang Big Data dan Machine Learning. Kedua bidang tersebut telah menjadi riset unggulan Fakultas Teknologi Informasi dalam setahun terakhir. "Alhamdulillah PT. Telkom dan FTI telah mempunyai kata sepakat untuk bersama-sama mengembangkan Big Data dan Machine Learning". tutur Dedy Rahman.